April 3, 2026

23 Prajurit Marinir TNI AL Tertimbun Longsor di Cisarua, Empat Ditemukan Meninggal

BANDUNG BARAT, RajindoNews.id – Sebanyak 23 anggota TNI Angkatan Laut dari Korps Marinir dilaporkan tertimbun longsor di kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026).

Informasi ini dikutip RajindoNews.id dari akun Instagram Lampunggehnews Bandar Lampung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampunggehnews, dari total 23 prajurit TNI AL tersebut, 19 di antaranya diketahui merupakan anggota Batalyon Infanteri 9 Marinir/“Beruang Hitam”.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Muhammad Ali mengatakan empat personel telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara prajurit lainnya masih dalam proses pencarian.

“Saat ini sudah diketemukan baru empat personel salam kondisi meninggal dunia dan lainnya belum ditemukan,masih diadakan upaya pencarian,” kata dia.

Menurut Kasal, upaya pencarian masih menghadapi kendala cuaca dan medan yang sulit sehingga alat berat belum dapat menjangkau lokasi kejadian.

“Alat berat memang belum bisa masuk, karena kondisi cuaca dan jalan kecil. Tapi akan kita laksanakan pencarian dengan teknologi drone dan thermal dan Anjing pelacak,” ungkap dia.

Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap prajurit lainnya yang belum ditemukan.Informasi yang diterima Lampunggehnews menyebutkan, empat korban yang telah ditemukan meninggal dunia yakni Serda Mar Sidiq, Praka Mar Kori, Praka Mar Ai yang merupakan prajurit Yonif 9 Marinir, serta Praka Mar Andre yang merupakan anggota Menkav 1 Marinir.

Adapun daftar prajurit Yonif 9 Marinir yang dilaporkan tertimbun longsor meliputi Serda Mar Riswan, Praka Mar Mahfudi, Pratu Mar Dicky Yoga, Pratu Mar Heru, Pratu Mar Hamid, Pratu Mar Febri, Prada Mar Burton, Pratu Mar Andiko, Serka Mar Afriansyah, Koptu Mar Edi, Praka Mar Ari, Serda Mar Sidiq, Serta Mar Antoni, Pratu Mar Dirwa, Serda Mar Erick, Praka Mar Ulil, Praka Mar Anton Kharisma, Pratu Mar Genta, serta Praka Mar Kori (Yul).

RajindoNews.id akan terus menyajikan perkembangan terbaru terkait proses pencarian dan evakuasi para prajurit TNI AL tersebut.(Gultom)