
CIMAHI,Rajindon– Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Cimahi menyalurkan santunan kepada 45 warga dhuafa di RW 09 Kelurahan Leuwigajah, Kota Cimahi, sebagai penutup kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 Hijriah yang diikuti 859 siswa selama pekan terakhir bulan suci di lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan keagamaan sekaligus penanaman kepedulian sosial kepada para siswa Pada Jumat (13/3/2026)
Pesantren Ramadhan tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan religius, mulai dari praktik ibadah sholat dan wudhu sesuai sunnah, tahsin tilawah Al-Qur’an, fikih ibadah dan thaharah, terapi sholat khusyuk, motivasi keislaman, setoran hafalan surat-surat pilihan, hingga lomba pembuatan konten video Islami bagi siswa kelas X dan XI.
Ketua Pelaksana Pesantren Ramadhan, Risma, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman agama sekaligus membangun karakter religius siswa.
“Selama kegiatan berlangsung, para siswa tidak hanya mendapatkan pembinaan keagamaan, tetapi juga dilatih memiliki kepedulian sosial melalui kegiatan santunan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Santunan diberikan kepada 45 warga dhuafa di wilayah RW 09 Kelurahan Leuwigajah. Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada siswa kurang mampu serta sejumlah pegawai honorer, termasuk petugas keamanan dan kebersihan madrasah.

Kepala MAN Kota Cimahi, Dr. Lia Nurasriah, M.Pd, menegaskan bahwa Pesantren Ramadhan merupakan program strategis madrasah dalam membekali siswa dengan pemahaman agama yang kuat sebagai bekal kehidupan.
“Kami menginginkan siswa MAN Kota Cimahi memiliki kemampuan dan keterampilan di bidang agama sebagai bekal hidup mereka sekarang dan di masa depan,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan para guru, komite madrasah, serta sponsor yang turut membantu terselenggaranya kegiatan.
Humas MAN Kota Cimahi, Kholis Aliyudin, menyampaikan bahwa kegiatan santunan telah menjadi tradisi tahunan di lingkungan madrasah.
“Para pegawai, khususnya ASN di MAN Kota Cimahi, secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat sekitar. Bahkan ada juga donasi yang disalurkan untuk saudara-saudara kita di Palestina melalui LAZ Amal Madani Indonesia,” ungkapnya.
Rangkaian Pesantren Ramadhan ditutup dengan kegiatan musyafahah atau saling bersalaman antar sivitas akademika sebagai bentuk saling memaafkan menjelang Hari Raya Idul Fitri. (Tom)