April 4, 2026

PWI Cimahi Peringati HPN 2026, Tegaskan Pers Sehat dan Demokrasi Kuat

Ketua Panitia HPN 2026 Kota Cimahi Laurent

CIMAHI, Rajindonews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cimahi memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan menggelar rangkaian kegiatan pada Jumat (13/2/2026) di Selasar Gedung B Pemerintah Kota Cimahi.

Peringatan ini diisi aksi bersih lingkungan serta kolaborasi Gerakan Pangan Murah (Pangsih) dan UMKM Disdagkoperin sebagai wujud dukungan terhadap tema nasional “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”.

Sehari sebelum puncak peringatan, Kamis (12/2/2026), anggota PWI Kota Cimahi menggelar aksi bersih lingkungan di sepanjang Jalan Cibaligo hingga Jalan Industri Cimahi. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama unsur DPKP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cimahi Ganda Tampubolon

Ketua PWI Kota Cimahi, Ganda Tampubolon, menegaskan bahwa HPN merupakan momentum penting bagi seluruh insan pers di Indonesia. Ia menyebut, HPN bukan sekadar seremoni, tetapi refleksi atas tanggung jawab pers dalam menjaga demokrasi dan kepentingan publik.

“Kegiatan HPN ini adalah hari besar seluruh insan pers se-Indonesia dan milik bersama. Kami mendukung penuh tema Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat,” ujarnya.

Ketua Panitia HPN Kota Cimahi, Laurent, menjelaskan bahwa peringatan HPN setiap tanggal 9 Februari bertepatan dengan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia yang berdiri pada tahun 1946. Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026, Provinsi Banten ditunjuk sebagai tuan rumah peringatan HPN tingkat nasional yang dipusatkan di Kota Serang pada tanggal 7–9 Februari 2026.

Kepala Bidang Informasi,Komunikasi Publik,dan Statistik (Diskominfo) Kota Cimahi Andri Nurmanto

Sementara itu, Kabid Diskominfo Kota Cimahi, Andri Nurmanto, tekanan kembali menirukan apa yang disampaikan Ganda Tanpubolon dan Laurent,bahwa peran pers tidak boleh kalah di tengah derasnya informasi arus dan dinamika sosial.

“Peran pers tidak bisa kalah. Pers harus tetap berdiri tegak sebagai penjaga kebenaran, pengawal demokrasi, dan penyambung suara rakyat. Tanpa pers yang independen, demokrasi akan kehilangan arah,” tegasnya.

Ia menambahkan, pers memiliki fungsi strategis sebagai kontrol sosial, edukator publik, sekaligus mitra kritis pemerintah dalam membangun transparansi dan akuntabilitas. Momentum HPN, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa pers harus profesional, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik.

Acara puncak HPN 2026 di Cimahi turut menampilkan unsur Forkopimda Kota Cimahi serta jurnalis dari berbagai media cetak maupun online, menekankan soliditas insan pers dalam menjaga ruang informasi yang sehat dan bertanggung jawab. (Gltm)