April 4, 2026

Pemkot Cimahi Peringati Hari Bela Negara

CIMAHI, RajindoNews.id – Pemerintah Kota Cimahi selenggarakan Upacara Peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-77 Tahun 2025 di Lapangan Apel Kantor Pemerintah Kota Cimahi, Jumat (19/12).

Upacara ini diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), unsur TNI-Polri, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan sebagai bentuk komitmen bersama dalam meneguhkan semangat bela negara.

Peringatan HBN tahun ini mengusung tema nasional “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, yang menegaskan pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam menjaga kedaulatan, persatuan, dan ketahanan nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Presiden Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Bela Negara memiliki landasan sejarah yang kuat, merujuk pada berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada 19 Desember 1948. Peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa semangat bela negara mampu menjaga eksistensi Republik Indonesia pada masa paling krusial.

Presiden juga menekankan bahwa tantangan bela negara saat ini tidak lagi bersifat konvensional. Ancaman hadir dalam berbagai bentuk, seperti perang siber, manipulasi informasi dan hoaks di ruang digital, radikalisme, hingga bencana alam yang kian sering terjadi. Karena itu, bela negara harus diwujudkan melalui kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan kontribusi nyata sesuai peran masing-masing warga negara.

Dalam amanat itu turut disoroti kondisi sejumlah daerah yang tengah dilanda bencana alam, antara lain Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang membutuhkan solidaritas dan kepedulian seluruh rakyat Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Ngatiyana menegaskan bahwa nilai-nilai bela negara sangat relevan dengan karakter Kota Cimahi yang dikenal bernuansa kemiliteran dan memiliki keberagaman sosial tinggi. Ia menyebut Cimahi sebagai miniatur Indonesia dengan lebih dari 23 etnis yang hidup rukun dan harmonis.

Ngatiyana juga mengingatkan bahwa di era digital, ancaman persatuan bangsa banyak muncul melalui konflik di media sosial. Ia mengajak ASN dan masyarakat untuk bijak bermedia sosial, menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

Upacara HBN ke-77 ini diharapkan menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen seluruh elemen masyarakat Kota Cimahi untuk menjaga keutuhan bangsa dan membangun Indonesia yang tangguh serta berdaya saing. (Gltm)