April 4, 2026

Skrining TB Pegawai, Cimahi Perluas Deteksi Dini

CIMAHI, Rajindonews.id – Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kesehatan menggelar skrining Tuberkulosis (TB) bagi pegawai pemerintah daerah di Aula Gedung B Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Senin (16/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan penemuan kasus serta pengendalian penyakit menular di lingkungan kerja.

Sebanyak 100 pegawai dari Dinas Kesehatan dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengikuti pemeriksaan yang dilakukan melalui penjaringan gejala, pemeriksaan klinis, serta penggunaan perangkat portable X-ray guna mendukung deteksi dini kasus TB.

Dari hasil skrining, sebanyak 50 peserta tercatat sebagai kontak erat pasien TB dan telah mendapatkan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) untuk menekan risiko berkembangnya infeksi menjadi TB aktif.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati, menegaskan bahwa skrining di lingkungan kerja merupakan langkah strategis dalam memperluas cakupan penemuan kasus.

“Deteksi dini tidak hanya dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga perlu diperluas ke berbagai lingkungan, termasuk tempat kerja. Melalui skrining ini, kasus TB diharapkan dapat ditemukan lebih cepat sehingga pengobatan segera dilakukan dan penularan bisa dicegah,” ujarnya.

Selain pemeriksaan TB, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan layanan cek kesehatan gratis meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, pemeriksaan gula darah, kolesterol, serta konsultasi faktor risiko penyakit tidak menular seperti diabetes melitus dan hipertensi.
Menurut Mulyati, pengendalian TB memiliki peran penting dalam mendukung kualitas sumber daya manusia.

“Upaya penanggulangan TB yang efektif menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang sehat, produktif, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Dinas Kesehatan Kota Cimahi juga merencanakan skrining lanjutan pada 30–31 Maret 2026 dengan sasaran pegawai di perangkat daerah lainnya sebagai bagian dari upaya mencapai target eliminasi TB tahun 2030. (Tom)