
JAKARTA, Rajindonews.id – Kabar duka menyelimuti dunia pers nasional. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026) dini hari pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta. Almarhum wafat akibat serangan jantung.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Sumber Rajasa Ginting, sebelum jatuh sakit almarhum sempat menghadiri Deklarasi Peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Jumat malam di Kampus LSPR, Jakarta.
Usai kegiatan tersebut, Zulmansyah bersama sejumlah pengurus PWI melanjutkan agenda makan malam di kawasan Jalan Jaksa, Jakarta Pusat.
Namun sekitar pukul 21.00 WIB, kondisi kesehatannya tiba-tiba menurun.
Ia mengalami sesak dada hebat, lemas, hingga muntah-muntah. Rekan-rekannya segera membawa almarhum ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan untuk mendapatkan penanganan medis.
Hasil pemeriksaan dokter menyatakan almarhum mengalami serangan jantung, sejalan dengan riwayat penyakit yang telah dideritanya. Pihak rumah sakit sempat merekomendasikan rujukan ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Namun di tengah upaya penanganan, nyawa almarhum tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 00.10 WIB.
Figur Pemersatu di Tubuh PWI
Kepergian Zulmansyah Sekedang menjadi kehilangan besar bagi organisasi PWI dan komunitas pers Indonesia. Almarhum dikenal sebagai sosok yang ramah, energik, serta memiliki dedikasi tinggi dalam memperjuangkan profesionalisme dan soliditas organisasi.
Rekam jejak pengabdiannya di PWI terbilang panjang dan strategis. Ia pernah menjabat sebagai Ketua PWI Provinsi Riau selama dua periode (2017–2022 dan 2022–2027), Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat hasil Kongres ke-24 di Bandung tahun 2023, hingga dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PWI Pusat pada masa transisi organisasi.
Selain itu, almarhum juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum PWI Pusat hasil Kongres Luar Biasa (KLB), serta terakhir sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat hasil Kongres Persatuan pada 29 – 30 Agustus 2025 di Cikarang, Jawa Barat.
Dalam dinamika organisasi, Zulmansyah dikenal sebagai figur pemersatu yang berperan penting dalam mengakhiri dualisme kepengurusan PWI melalui Kongres Persatuan.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya almarhum.
“Kami kehilangan salah satu kader terbaik yang selalu total dalam mengabdi untuk organisasi. Semangat dan dedikasi beliau akan selalu kami kenang,” ujarnya.
Sementara itu, atas nama keluarga besar PWI Kota Cimahi, Ganda Tampubolon turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkapnya.
Keluarga besar PWI mengajak seluruh insan pers dan masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. (Tom)