August 6, 2026

Mahasiswa Gizi Kesmas USU Luncurkan Buku Internasional, Angkat Inovasi Biofar SS Mendunia dari Desa

Muhammad Ja’far Hasibuan, mahasiswa Magister Gizi Kesehatan Masyarakat FKM Universitas Sumatera Utara.

JAKARTA, Rajindonews.id – Mahasiswa Semester I Program Studi Magister Gizi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM USU), Muhammad Ja’far Hasibuan, meluncurkan sekaligus membedah buku Penemu Biofar SS: Anak Desa dari 70 Ribu Mendunia dalam seminar dan talkshow berskala internasional di Aula G Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Jakarta, Sabtu lalu.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 500 peserta secara luring dan 1.500 peserta secara daring itu mendapat dukungan Perpustakaan Nasional RI, IKAPI, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, serta FKM UI.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (5/8/2026), Ja’far mengatakan peluncuran buku tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukan menjadi penghalang untuk menghasilkan karya ilmiah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Peluncuran ini menjadi bukti bahwa keterbatasan sosial dan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk menghasilkan karya ilmiah yang memenuhi standar akademik dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” ujar Muhammad Ja’far Hasibuan.

Buku setebal lebih dari 400 halaman itu mengisahkan perjalanan hidup Ja’far sebagai anak yatim asal Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, yang merantau dengan bekal Rp70 ribu dan membiayai pendidikannya dengan berjualan roti. Pengalaman tersebut kemudian dipadukan dengan hasil riset hingga melahirkan inovasi Biofar SS yang formulanya masih dirahasiakan.

Menurut Ja’far, kepercayaan yang diberikan melalui Program Beasiswa Kapolri menjadi motivasi untuk mengembangkan penelitian yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
Buku tersebut disusun dengan dukungan lebih dari 200 referensi ilmiah lintas disiplin.

Isinya mengintegrasikan pengalaman empiris penulis dengan berbagai teori internasional, mulai dari teori modal sosial, determinan sosial kesehatan, psikologi perkembangan, resiliensi, hingga pendekatan manajemen seperti Prinsip Pareto, Matriks Eisenhower, metode RACI, dan Work Breakdown Structure (WBS).

Acara peluncuran dibuka atas nama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang diwakili Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komjen Pol Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si. Sambutan Kapolri dibacakan oleh Irjen Pol Dr. Andry Wibowo, S.I.K., M.H., M.Si.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa karya Muhammad Ja’far Hasibuan membuktikan potensi anak bangsa tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi, melainkan oleh kejujuran, disiplin, ketekunan, dan kepedulian sosial.

Sejumlah akademisi turut memberikan apresiasi terhadap buku tersebut. Guru Besar FKM UI Prof. dr. Adang Bachtiar, M.P.H., D.Sc., menilai karya tersebut memiliki nilai akademik tinggi karena mampu menghubungkan pengalaman hidup dengan teori-teori mutakhir di bidang kesehatan masyarakat, inovasi, dan kepemimpinan. Ia juga menyebut buku itu membuka peluang bagi Ja’far untuk melanjutkan studi doktoral di Harvard University.

Apresiasi serupa disampaikan Wakil Dekan II Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. Rosleny Marliani, M.Si., CPP, serta Guru Besar FKM USU Prof. Dr. Ir. Zulhaida Lubis, M.Kes., yang menilai perjalanan hidup Ja’far menjadi contoh nyata ketangguhan, integritas, dan semangat inovasi.

Dalam kesempatan yang sama, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI melalui perwakilannya, Dr. Ir. Hendro Wicaksono, M.Sc.Eng., menetapkan Muhammad Ja’far Hasibuan sebagai Ikon Pemuda Terdaftar Resmi Kemenpora RI. Sementara itu, Perpustakaan Nasional RI menetapkan buku tersebut sebagai salah satu koleksi referensi nasional.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan diskusi ilmiah, penyerahan buku, serta penandatanganan dokumen referensi. Buku Penemu Biofar SS: Anak Desa dari 70 Ribu Mendunia diharapkan menjadi rujukan bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan inovasi berbasis pengalaman empiris dan pendekatan ilmiah.
(Gultom)

About the Author