
CIREBON, Rajindonews.id – Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih meresmikan Jembatan Perintis Garuda III di wilayah Kriyan Barat RW 17, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Senin (09/03/2026).
Peresmian dilakukan bersama Wakil Gubernur Jawa Barat, Wakapolda Jawa Barat, serta jajaran TNI–Polri sebagai bagian dari program pembangunan jembatan gantung untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita, sekaligus menandai bahwa jembatan yang sebelumnya dikenal sebagai Jembatan Gantung Kriyan tersebut kini resmi berganti nama menjadi Jembatan Perintis Garuda III dan sudah dapat digunakan kembali oleh warga.
Jembatan tersebut menjadi akses penghubung antara Pegajahan Selatan RW 05, Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan dengan Kriyan Barat RW 17, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk. Selama ini, jalur tersebut merupakan penghubung penting bagi aktivitas warga, terutama untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan mobilitas harian.
Dalam sambutannya, Pangdam III/Siliwangi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses antarwilayah yang sebelumnya terbatas.

“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mempercepat jarak tempuh dan mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari. Mudah-mudahan fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama,” ujar Kosasih.
Kegiatan peresmian juga dihadiri Irdam III/Siliwangi, Danrem 063/Sunan Gunung Jati, Asrendam III/Siliwangi, para Asisten Kasdam, serta Kapendam III/Siliwangi.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam bersama Wakil Gubernur Jawa Barat turut menyerahkan tali asih kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial.
Usai peresmian, Pangdam III/Siliwangi mengikuti video conference bersama Kepala Staf Angkatan Darat dalam rangka peluncuran peresmian 200 jembatan gantung di berbagai wilayah Indonesia.
Dengan diresmikannya Jembatan Perintis Garuda III, masyarakat di kawasan Kriyan dan sekitarnya kini memiliki jalur penghubung yang lebih aman dan layak. Pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Polri mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga.
(Gltm)