
CIMAHI, Rajindonews.id – Pemerintah Kota Cimahi mengirimkan 207 inovasi ke ajang Innovative Government Awards (IGA) 2026, meningkat 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya, untuk mengejar target masuk 10 besar nasional.
Peningkatan tersebut terungkap dalam puncak penganugerahan Cimahi Motekar Awards (ChiMa) 2026 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi, Kamis (8/10/2026).
Tahun ini, Pemkot Cimahi menghimpun 305 usulan inovasi, dengan 207 di antaranya dikirimkan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk mengikuti penilaian IGA.
Jumlah inovasi yang dikirimkan meningkat dari 171 pada 2025 menjadi 207 pada 2026, atau bertambah 36 inovasi. Sementara itu, nilai Indeks Kematangan Inovasi berdasarkan penilaian mandiri naik dari 84,5 menjadi 91,16, atau meningkat sekitar 7,9 persen.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, inovasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat tata kelola pemerintahan.
“Inovasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan bukan sekadar tren, melainkan pilar utama dalam menghadirkan pelayanan prima yang responsif, transparan, dan efisien bagi masyarakat,” ujar Ngatiyana.
Menurutnya, peningkatan jumlah dan kematangan inovasi menjadi modal untuk mencapai target 10 besar nasional. Namun, ia menegaskan bahwa inovasi harus menghasilkan dampak nyata, bukan sekadar memenuhi jumlah usulan atau menjadi materi kompetisi.
“Inovasi harus ditingkatkan pada tingkat program dan strategi agar dampaknya dirasakan langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
ChiMa Awards Apresiasi Inovator
ChiMa Awards 2026 merupakan penyelenggaraan keenam sejak pertama kali digelar pada 2021. Tahun ini, kompetisi mencakup enam kelompok penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap para inovator di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi.
Pada kategori perangkat daerah, juara pertama diraih Dinas Lingkungan Hidup (DLH), disusul Dinas Pangan dan Pertanian serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Kategori UPTD/BLUD/Puskesmas/Kelurahan dimenangkan UPTD Puskesmas Melong Tengah. Sementara itu, kategori guru dan tenaga pendidik diraih Lucky Taufik Sutrisno dari SDN Baros Mandiri 4.
Pada kategori Janji Politik Terinovatif, DLH kembali meraih juara pertama. Adapun kategori ASN laki-laki terinovatif dimenangkan drh. Muhammad Faiz Labib, sedangkan kategori ASN perempuan terinovatif diraih Ratna Manik, S.Keb.
Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, ChiMa 2026 juga mengintegrasikan pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID) untuk mendukung keikutsertaan Kota Cimahi dalam IGA 2026.
Pemkot Cimahi turut menjalin kemitraan dengan Bank BJB Cabang Kota Cimahi dan The Local Enablers guna memperkuat ekosistem inovasi daerah.
Ke depan, penguatan regulasi, integrasi inovasi dengan indikator kinerja perangkat daerah, serta pengembangan inovasi teknis menjadi strategi program menjadi pekerjaan lanjutan agar inovasi berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (Gultom)