April 18, 2026

PKBM Bina At -Taufiq Gelar TKA, Ukur Kompetensi Nyata Siswa Paket B

Suasana pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Paket B di PKBM Bina At–Taufiq, Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

KAB. BOGOR, Rajindonews.id – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina At–Taufiq menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa Paket B sebagai upaya mengukur kompetensi nyata peserta didik. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 13–16 April 2026, di Jl. H. Mawi Gg. Serius, Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, dan diikuti 48 siswa, Selasa (14/4/2026).

Pelaksanaan TKA turut dihadiri tenaga kependidikan (Tendik) PDPK PAUD Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, pengelola PKBM, tutor, serta peserta didik. Ujian ini merupakan bagian dari gelombang III yang ditujukan bagi siswa tingkat akhir sebagai bekal melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Pelaksana Tendik PDPK PAUD Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Deni Suryono, menegaskan bahwa TKA bukan penentu kelulusan, melainkan instrumen untuk mengukur capaian akademik secara individual. Meski bersifat opsional, hasil TKA dinilai penting sebagai tolok ukur efektivitas proses pembelajaran yang telah dijalani peserta didik.

“Walaupun tidak wajib, TKA menjadi ukuran kemampuan dari hasil pembelajaran yang telah dilakukan,” ujar Deni.

Sementara itu, Ketua PKBM Bina At–Taufiq, Aulia Zulkarnain, menekankan bahwa TKA memiliki peran strategis dalam menggeser paradigma pendidikan dari sekadar kelulusan administratif menjadi penguasaan kompetensi nyata.

“TKA bukan sekadar evaluasi, tetapi sarana untuk mengukur pemahaman mendalam, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan siswa melanjutkan pendidikan atau masuk dunia kerja,” kata Aulia.

Ia menambahkan, peserta didik PKBM berasal dari latar belakang beragam sehingga TKA membantu memastikan standar kemampuan yang setara.

Selain itu, penerapan TKA juga mendorong peningkatan kualitas lembaga pendidikan nonformal agar mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif.

Dengan pelaksanaan TKA ini, PKBM Bina At–Taufiq menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesetaraan pendidikan dan memperkuat daya saing lulusan di tingkat yang lebih tinggi. (Budiman)