June 12, 2026

Lahan Tidur Disulap Jadi Ladang Jagung, Harapan Petani Cikalongwetan Kembali Tumbuh

BANDUNG BARAT,rajindonews.id – Hamparan jagung hibrida yang menguning di perbukitan Desa Kanangasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, menjadi bukti nyata perubahan yang dirasakan masyarakat. Lahan-lahan tidur yang selama bertahun-tahun terbengkalai kini berubah menjadi sumber penghidupan baru bagi puluhan petani berkat program ketahanan pangan yang digagas Polres Cimahi.

Program tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga yang sebelumnya menggantungkan hidup dari pekerjaan serabutan dengan penghasilan tidak menentu.

Salah seorang petani, Ita Sumitra (60), mengaku kehidupannya mulai berubah sejak terlibat dalam program penanaman jagung hibrida sekitar empat bulan lalu. Sebelum mengelola lahan jagung, dirinya bersama warga lainnya terlebih dahulu mendapatkan pelatihan mengenai teknik budidaya dan pengelolaan tanaman.

“Sebelumnya saya kerja serabutan. Menanam jagung seperti ini baru pertama kali. Kami diberi pelatihan dulu sebelum mulai bertani,” ujar Ita, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, kehadiran program tersebut memberikan harapan baru bagi masyarakat desa untuk memperoleh penghasilan yang lebih baik dan berkelanjutan. Hasil panen yang mulai terlihat saat ini menjadi penyemangat bagi para petani untuk terus mengembangkan lahan yang sebelumnya tidak produktif.

Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan, dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional tidak cukup hanya dengan melakukan penanaman, tetapi juga harus diikuti upaya pemberdayaan masyarakat agar mampu mandiri secara ekonomi.

Karena itu, kata dia, Polres Cimahi memberikan berbagai dukungan kepada petani, mulai dari penyediaan bibit unggul hibrida, pupuk NPK, bantuan traktor bajak, hingga pendampingan selama masa tanam.

Selain membantu proses budidaya, Polres Cimahi juga menjembatani pemasaran hasil panen agar dapat diserap langsung oleh Bulog. Hingga Juni 2026, lahan jagung seluas 334,50 hektare yang dikelola petani telah menghasilkan sekitar 377,5 ton jagung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 165 ton telah diserap Bulog setelah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

“Polri hadir untuk berkontribusi langsung pada program strategis pemerintah. Yang terpenting, ekonomi petani bisa meningkat dan seluruh bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Niko.

Dengan target pengembangan lahan mencapai 1.700 hektare dan produksi hingga 2.500 ton, program tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Bandung Barat. (Tom).

About the Author