June 12, 2026

Polres Cimahi Panen Jagung Hibrida, Dorong Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra bersama petani saat mengikuti panen raya jagung hibrida di lahan pertanian Kabupaten Bandung Barat, Rabu (10/6/2026).

BANDUNG BARAT, RajindoNews – Polres Cimahi menggelar panen raya jagung hibrida di sejumlah lahan pertanian di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan tidur yang sebelumnya tidak produktif. Program ini melibatkan kelompok tani dan masyarakat setempat dengan target pengembangan lahan mencapai 1.700 hektare serta produksi jagung yang akan diserap Bulog sebanyak 2.500 ton.

Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan, hingga Juni 2026 program swasembada jagung yang digagas Polri bersama para petani menunjukkan hasil yang positif. Dari total target yang telah ditetapkan, sebanyak 334,50 hektare lahan berhasil ditanami jagung hibrida dan menghasilkan panen mencapai 377,5 ton.
“Polri hadir untuk berkontribusi langsung pada program strategis pemerintah. Lewat panen raya ini, kita ingin ekonomi petani bergerak naik,” ujar AKBP Niko.

Untuk meningkatkan produktivitas pertanian, Polres Cimahi juga memberikan berbagai bantuan kepada petani. Bantuan tersebut meliputi traktor bajak, pupuk NPK, hingga bibit jagung hibrida unggul yang diharapkan mampu meningkatkan hasil panen pada musim berikutnya.

Menurutnya, hasil panen yang memenuhi standar kualitas terus diserap oleh Bulog. Dari total produksi yang dihasilkan, sebanyak 165 ton jagung telah diterima Bulog karena memenuhi persyaratan, yakni kadar air di bawah 14 persen dan kandungan antitoksin di bawah 50 ppb.

“Tentunya kami juga memberikan bantuan sebagai langkah dukungan agar meningkatkan produksi panen jagung. Semua bantuan yang kita berikan harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” katanya.

Sementara itu, salah seorang petani peserta program, Ita Sumitra (60), mengaku merasakan manfaat dari kegiatan tersebut. Warga Desa Kanangasari, Kecamatan Cikalongwetan itu mengatakan dirinya mulai menanam jagung sejak empat bulan lalu setelah mengikuti pelatihan yang diberikan kepada para petani.

“Sudah empat bulanan. Sebelumnya saya bekerja serabutan. Sebelum ikut bertani ada pelatihan dulu. Untuk menanam jagung saya pribadi baru sekarang,” ujar Ita.

Program pemanfaatan lahan tidur yang digagas Polres Cimahi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan, membuka lapangan kerja, sekaligus mendorong kesejahteraan petani di Kabupaten Bandung Barat. (Tom)

About the Author