
BANDUNG, Rajindonews.id – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., melepas 236 Calon Taruna Akademi TNI Tahun Anggaran 2026 yang berasal dari Panitia Seleksi Daerah (Panselinda) Bandung dan Panitia Seleksi Khusus (Panselindasus) SMAT Krida Nusantara di Aula Graha Tirta Siliwangi, Jalan Lombok No. 10, Kota Bandung, Sabtu (4/7/2026).
Pelepasan tersebut menjadi penanda dimulainya keberangkatan para peserta menuju tahapan seleksi tingkat berikutnya sebagai bagian dari proses rekrutmen calon perwira TNI.
Sebanyak 236 peserta yang diberangkatkan terdiri atas 164 calon taruna jalur reguler dan 72 calon taruna dari SMAT Krida Nusantara. Mereka akan mengikuti rangkaian seleksi lanjutan yang menentukan kelulusan menuju pendidikan di Akademi TNI.
Kegiatan pelepasan dihadiri Kasdam III/Siliwangi, para Pejabat Utama Kodam III/Siliwangi, para Komandan Satuan dan Kepala Badan Pelaksana Kodam III/Siliwangi, serta Danlanal Bandung dan Danlanud Husein Sastranegara. Kehadiran unsur pimpinan TNI tersebut menunjukkan komitmen Kodam III/Siliwangi dalam mengawal proses pembinaan generasi penerus calon perwira TNI.

Dalam arahannya, Pangdam III/Siliwangi menegaskan bahwa seluruh peserta harus menjalani setiap tahapan seleksi dengan menjunjung tinggi disiplin, kejujuran, integritas, dan rasa tanggung jawab. Menurutnya, seleksi Akademi TNI bukan sekadar menguji kemampuan fisik dan akademik, tetapi juga mengukur karakter, mental, dan jiwa kepemimpinan calon prajurit masa depan.
“Ikuti setiap tahapan seleksi dengan semangat, disiplin, jujur, dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Tunjukkan bahwa kalian layak menjadi calon pemimpin TNI yang berkarakter, profesional, dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara,” tegas Mayjen TNI Kosasih.
Prosesi pelepasan diawali dengan pembukaan, sambutan Pangdam III/Siliwangi, pembacaan doa, kemudian dilanjutkan pengibaran bendera start oleh Pangdam sebagai simbol dimulainya keberangkatan para calon taruna menuju lokasi seleksi berikutnya.
Pelepasan ratusan calon taruna ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses regenerasi kepemimpinan TNI. Melalui seleksi yang ketat, transparan, dan objektif, diharapkan lahir perwira-perwira muda yang memiliki kompetensi, loyalitas, serta dedikasi tinggi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (TOM)