
BANDUNG BARAT, Rajindonews.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Barat mencatat sebanyak 1.256 kejadian kebakaran dan penyelamatan sepanjang Januari hingga 14 September 2026.
Dari jumlah tersebut, tercatat 292 kejadian kebakaran dan 964 kejadian penyelamatan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Barat, Siti Aminah, mengatakan data tersebut merupakan akumulasi kejadian yang ditangani petugas hingga 14 September 2026.
“Data ini merupakan kejadian yang kami tangani sampai dengan 14 September 2026. Untuk kejadian kebakaran, terlihat adanya peningkatan cukup signifikan pada periode Juli hingga September,” ujar Siti Aminah.
Berdasarkan data Damkar KBB, pada Januari tercatat 9 kejadian kebakaran, Februari 7 kejadian, Maret 17 kejadian, April 8 kejadian, Mei 9 kejadian, dan Juni 20 kejadian.
Memasuki Juli, jumlah kejadian kebakaran meningkat menjadi 73 kejadian, kemudian Agustus sebanyak 67 kejadian. Sementara hingga 14 September, jumlah kebakaran telah mencapai 82 kejadian.
Dengan demikian, periode Juli hingga 14 September menjadi periode dengan angka kejadian kebakaran yang relatif tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
Selain menangani kebakaran, petugas Damkar KBB juga menangani berbagai kejadian penyelamatan. Januari tercatat 119 kejadian penyelamatan, Februari 105, Maret 125, April 133, Mei 120, Juni 86, Juli 103, Agustus 123, dan September hingga 14 September sebanyak 50 kejadian.
Secara keseluruhan, Januari hingga 14 September 2026 tercatat 1.256 kejadian, terdiri atas 292 kebakaran dan 964 penyelamatan.
Siti Aminah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kondisi cuaca kering dan potensi kebakaran lebih mudah terjadi.
Menurutnya, pencegahan menjadi bagian penting dalam menekan risiko kebakaran. Masyarakat diimbau memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, serta tidak melakukan pembakaran yang berpotensi merembet ke lingkungan sekitar.
“Yang paling penting adalah kewaspadaan masyarakat. Jangan sampai kelalaian kecil berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” katanya, Kamis (14/9/2026).
Damkar KBB juga terus mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kejadian kebakaran maupun kondisi yang membutuhkan penyelamatan sehingga petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin.
Data tersebut sekaligus menunjukkan bahwa tantangan penanganan kebakaran dan penyelamatan di Kabupaten Bandung Barat tidak hanya terjadi pada satu jenis kejadian. Selain kebakaran, tingginya jumlah permintaan penyelamatan juga menjadi bagian dari tugas pelayanan kedaruratan yang harus ditangani petugas di lapangan.
(Gltm)