
CIMAHI, Rajindonews.id – Hari pertama penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi, Jumat (10/4/2026), membuat suasana Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi di Jalan Rd. Demang Hardjakusumah tampak lengang dan sepi aktivitas.
Pantauan di lokasi menunjukkan area parkir kendaraan relatif kosong, begitu pula ruang kerja organisasi perangkat daerah (OPD) yang didominasi kursi tak terisi. Kebijakan ini diterapkan setiap Jumat dengan tujuan utama menekan penggunaan energi listrik dan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di lingkungan pemerintahan.
Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana, mengatakan kondisi tersebut merupakan dampak langsung dari penerapan WFH yang membatasi kehadiran pegawai di kantor. “Kita sudah berkeliling untuk melihat pelaksanaan hari pertama WFH di Kota Cimahi dan terlihat cukup lengang, parkir juga kosong,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proporsi ASN yang bekerja dari rumah maksimal 75 persen, sementara 25 persen lainnya tetap bekerja dari kantor (WFO). Pengaturan dilakukan oleh masing-masing OPD dengan mempertimbangkan kebutuhan pelayanan publik.
Namun, kebijakan ini tidak berlaku bagi pejabat eselon II dan III yang tetap wajib hadir di kantor guna menjaga koordinasi dan pengambilan keputusan. Selain itu, layanan publik seperti RSUD, Puskesmas, Satpol PP dan Damkar, BPBD, DLH, Disdukcapil, DPMPTSP, MPP, Bappenda, Dinas Perhubungan, serta satuan pendidikan tetap beroperasi normal.
Pemkot Cimahi juga menerapkan sistem absensi berbasis lokasi. ASN yang menjalankan WFH diwajibkan absen tiga kali dari titik rumah yang telah didaftarkan.
Kepala BKPSDMD Kota Cimahi, Siti Fatonah, menegaskan sistem tersebut mampu mendeteksi posisi ASN secara real time. “Mereka tidak bisa absen di mana saja, harus di rumah sesuai titik domisili,” katanya.
ASN yang melanggar aturan akan dikenakan sanksi mulai dari teguran hingga pemotongan tunjangan tambahan penghasilan (TPP).
Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong efisiensi anggaran sekaligus menjaga produktivitas kinerja ASN.
(Tom)